Subang, Nitikan.id – Aksi nekat Bupati Subang Reynaldi Putra Andita alias Kang Rey menarik perhatian publik. Demi menyapa langsung warganya yang terisolasi selama enam hari akibat banjir, Kang Rey terjun ke genangan air setinggi dada di Dusun Galian, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Rabu (19/3/2025).
Sebanyak 171 kepala keluarga terjebak tanpa akses keluar akibat banjir yang merendam jalan utama sepanjang 200 meter dengan ketinggian air mencapai 75 cm. Mayoritas warga yang berprofesi sebagai buruh tambak, nelayan, dan buruh kebun terpaksa menghentikan aktivitas harian.
Didampingi pejabat PUPR, BPBD, Camat Pusakanagara, hingga Kepala Desa Patimban, Kang Rey nekat menembus banjir demi mendengar langsung keluhan warganya. “Bapak Ibu, saya datang ke sini bukan untuk lihat-lihat saja. Kita akan cari solusi cepat, dusun ini gak boleh terendam lagi!” tegasnya di hadapan warga.
Tak hanya janji, Kang Rey langsung menginstruksikan pembangunan tanggul permanen sebagai solusi jangka panjang. “Kita bangun tanggul di sepanjang jalan ini. Air gak boleh lewat sini lagi. Warga harus bisa beraktivitas normal,” ucapnya mantap.
Sebagai solusi darurat, BPBD Subang akan mengirimkan perahu karet agar warga tetap bisa beraktivitas dan roda ekonomi tetap berputar. “Minimal kita kirim perahu dulu, ekonomi warga harus tetap jalan,” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Kang Rey sebagai Bupati termuda di Jawa Barat yang sigap turun langsung ke lokasi bencana, bukan sekadar di balik meja.
Usai dari Patimban, Kang Rey melanjutkan peninjauan ke Dusun Karangsari, Desa Pusakaratu untuk memastikan proyek normalisasi irigasi berjalan lancar.

