Nitikan.id – Pada saat bulan ramadhan banyak sekali orang bersedekah. Banyak memberikan makan orang yang berbuka puasa, baik makanan ringan, maupun makan besar dengan memotong beberapa ekor ayam, kambing atau sapi, namun kadang melupakan kebaikan yang lain, yang lebih besar pahanya, yakni mendoakan kebaikan kepada kedua orang tua. Dimana pahalanya lebih utama dibandingkan dengan memotong banyak hewan kurban yang diniatkan pahalanya untuk kedua orang tua.
Ini bukan artian tidak boleh bersedekah banyak-banyak di bulan ramadhan. Sedekah tetap dilakukan, namun jangan lupa mendoakan kedua orang tua.
دعاءك لوالدك في صلاة التراويح أو صلاة التهجد، أفضل بكثير من أن تذبح له عشر نوق.
“Doamu untuk orang tuamu pada shalat tarawih atau shalat tahajjud jauh lebih afdhal dibandingkan engkau menyembelih 10 ekor unta untuknya (disedekahkan atas namanya).” (Liqa’ Babil Maftuh).
Doa seorang anak kepada kedua orang tuanya lebih utama dibandingkan dengan berbagai macam sedekah, bahkan doa seorang anak berupa istighfar, agar Allah mengampuni kedua orang tuanya, akan mengangkat kedudukan orang tuanya di surga.
Rasuulullaah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ الرَّجُلَ لَتُرْفَعُ دَرَجَتُهُ فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ أَنَّى لِيْ هَذَا فَيُقَالُ بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ
Ada seorang lelaki yang kedudukannya terangkat di surga kelak. Ia pun bertanya, ”Bagaimana ini dapat terjadi padaku?” Maka dijawab: “Lantaran istighfar anakmu untukmu.” (HR Ibnu Maajah).
Berkata Abu Hurairah radhiyallahu anhu,
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ الدَّرَجَةَ لِلْعَبْدِ الصَّالِحِ فِي الْجَنَّةِ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ، أَنَّى لِي هَذِهِ ؟ فَيَقُولُ: بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ (رواه أحمد وابن ماجه)
“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda: ‘Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla meninggikan derajat seorang hamba-Nya yang soleh di surga, sehingga hamba tersebut bertanya: ‘Ya Rabb, Bagaimanakah semua ini (bisa menjadi) milikku?, Allah berfirman menjawabnya: ‘Karena Istighfar anakmu untuk dirimu’.”(HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Selain mendoakan kedua orang tua, perbanyaklah Zikir ketika menjelang berbuka, menjelang sahur, setelah sholat atau waktu-waktu lain di bulan Ramadhan
Berikut lafaznya:
أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلَهَ إِلاَّ اللّه، أَسْتَغْفِر ُ اللّه، أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAH, ASTAGFIRULLAH, AS’ALUKA RIDHOKA WAL JANNAH, WA A’UDZUBIKA MIN SAKHATHIKA WANNAAR.
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu”.
☆☆☆☆☆

