• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Kamis, Juli 9, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Opini

Mualem, Air Mata di Hadapan Najwa dan Ketegaran di Hadapan Rakyat Aceh

Nitikan.id by Nitikan.id
09/12/2025
in Opini
0 0
0
Mualem, Air Mata di Hadapan Najwa dan Ketegaran di Hadapan Rakyat Aceh
0
SHARES
74
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook
Hgr Dinandaru Shobron
Pegiat rumah baca Tunas Aksara
Pamanukan

Bencana kadang datang tanpa mengetuk pintu. Ia menghantam tiba-tiba, merobohkan rumah, merendam sawah, merenggut nyawa dan meninggalkan duka yang bergema panjang. Dalam beberapa pekan terakhir, Aceh kembali diuji. Tanah yang selama ratusan tahun menjadi saksi kekuatan orang Aceh kini kembali dibasahi air mata mereka. Sungai-sungai meluap, tebing-tebing longsor, desa-desa tenggelam oleh banjir bandang dan ribuan orang harus mengungsi dengan pakaian seadanya. Di tengah situasi itu, satu sosok kembali berdiri di garis depan: Muzakir Manaf atau yang lebih akrab dipanggil Mualem.

Ada sebuah momen yang menggetarkan hati banyak orang Aceh. Dalam sebuah wawancara dengan Najwa Shihab, Mualem tak mampu menahan air mata ketika ditanyai tentang kondisi rakyat Aceh pascabencana. Tangis itu bukan tangis politik, bukan tangis pencitraan. Tangis itu adalah tangis seorang pemimpin yang berpuluh tahun menghabiskan hidupnya bersama rakyat, menanggung luka bersama mereka dan kini kembali harus melihat rakyatnya tertimpa ujian berat. Air mata itu jatuh sebagai manusia, sebagai abang, sebagai ayah, sebagai sahabat bagi rakyat Aceh.

Namun yang menarik, air mata itu hanya muncul di ruang wawancara, jauh dari pandangan korban bencana. Sebab di hadapan mereka, di hadapan para ibu yang kehilangan dapur, anak-anak yang kehilangan buku sekolah, dan para laki-laki yang kehilangan perahu atau sawah. Muzakir Manaf kembali menjadi sosok yang tegak berdiri. Tidak ada suara bergetar, tidak ada wajah sedih yang membuat rakyat makin lemah yang ada adalah ketegasan seorang pemimpin yang ingin memberi harapan.

“Aceh akan pulih. Kita akan bangkit sama-sama, insyaAllah.”
Itu yang ia katakan berulang kali.

Pemimpin sejati dalam budaya Aceh, bukanlah mereka yang tak pernah menangis. Pemimpin sejati adalah mereka yang tahu kapan ia harus menangis dan kapan ia harus menghapus air mata itu demi menguatkan rakyatnya. Muzakir Manaf menjalani itu dengan cara yang sangat Aceh: jujur, apa adanya, dan tidak dibuat-buat.

Di lapangan, Mualem tidak berdiri sebagai gubernur yang menunggu laporan. Ia turun langsung. Dari Nagan Raya hingga Aceh Selatan, dari Pidie sampai Aceh Tenggara, ia menyusuri jalan-jalan yang berlumpur, menaiki perahu karet, dan masuk ke tenda-tenda pengungsian. Ia duduk bersama warga, bukan di bawah tenda VIP, tapi di tikar seadanya. Ia menanyakan apa yang dibutuhkan, apa yang kurang, apa yang harus segera dikirimkan. Tidak ada kesan bahwa ia menjaga jarak sebagai pejabat tinggi.

Di sebuah desa yang terisolasi karena banjir, seorang ibu berkisah bahwa ia kehilangan semua perabotan, termasuk buku sekolah anaknya. Saat mendengar itu, Muzakir Manaf memegang pundaknya dan berkata, “Yang penting selamat dulu. Barang bisa dicari tapi nyawa tidak ada gantinya.” Kalimat itu sederhana, tetapi sudah cukup untuk membuat sang ibu merasa bahwa ia tidak sendirian.

Di banyak kunjungan, Mualem terlihat lebih sering mendengarkan daripada berbicara. Baginya bencana bukan tempat memberi pidato panjang bencana adalah saatnya pemimpin menampung semua keluhan rakyat dari yang paling kecil sampai yang paling besar lalu bekerja.

Sesuatu yang membuat rakyat Aceh merasa dekat dengannya adalah kenyataan bahwa ia hafal karakter rakyatnya. Ia tahu bagaimana orang Aceh biasanya menyembunyikan kesedihan di balik tawa dan bagaimana mereka berusaha tampak kuat meski rumah sudah hanyut. Karena itu, ia tidak datang memberi ceramah; ia datang memberi kehadiran.
Kehadiran itu, bagi banyak orang, adalah pengobat luka pertama.

Dalam menanggulangi bencana, Muzakir Manaf bergerak cepat. Pergerakan bantuan ia pantau sendiri, mulai dari distribusi logistik, obat-obatan, hingga kebutuhan bayi dan wanita. Ia memerintahkan dinas terkait untuk mengutamakan daerah terisolasi dan memastikan bahwa relawan tidak kekurangan alat.

Hal yang paling diperbincangkan adalah keberaniannya mendatangkan tim ahli dari Tiongkok yang memiliki teknologi pencarian jenazah di dalam tanah. Bagi beberapa pihak, langkah ini dianggap tidak lazim. Namun bagi Mualem, tidak ada yang tidak lazim ketika menyangkut nyawa rakyatnya. Ia ingin semua keluarga yang kehilangan anggota dapat menemukan kepastian, bukan hidup dalam ketidakjelasan.

Langkah-langkah konkret lainnya juga terlihat jelas. Ia memerintahkan pembukaan jalur darurat, mempercepat penyaluran air bersih, menyiapkan dapur umum, dan memastikan layanan kesehatan bergerak secara mobile. Mualem meminta rumah sakit daerah fokus pada korban, bukan prosedur administratif. Bagi korban yang kehilangan identitas, ia memerintahkan agar mereka tetap dilayani tanpa hambatan.

Ia bukan tipe pemimpin yang menunggu laporan birokrat. Ia memanggil mereka satu per satu, menanyakan progres dan memastikan tidak ada yang terlambat.Dalam sebuah rapat penanganan bencana, seorang pejabat dilaporkan datang terlambat. Mualem menegurnya tegas, “Ini bukan acara seremonial. Rakyat sedang susah. Kalau kamu datang terlambat, berarti kamu tidak merasakan perasaan mereka.”

Kalimat itu menjadi viral di Aceh, bukan karena marahnya tetapi karena ketulusannya. Ia tidak sedang pamer kekuasaan tetapi sedang mengingatkan bahwa pejabat negara harus hadir di jam rakyat, bukan jam kantor.

Namun yang membuat banyak orang menilai kecintaan Mualem begitu besar adalah cara ia menjaga ketenangan rakyat. Ia hadir bukan hanya sebagai gubernur tetapi sebagai figur yang memberi harapan. Ketika ribuan orang cemas karena ramalan hujan masih terus turun, ia tampil di hadapan publik dengan penuh optimisme. Dalam setiap konferensi pers, tidak ada nada menyalahkan, tidak ada keluhan kepada pusat, tidak ada drama politik yang ada hanya ketenangan.

Para korban bencana mengaku merasa lebih tenang setelah bertemu Mualem. Dalam budaya Aceh, ketenangan pemimpin adalah kekuatan moral yang sangat besar. Dan Mualem memegang itu dengan sangat hati-hati.Di tengah kesibukan menanggulangi bencana, ada satu momen yang paling banyak dibicarakan: saat ia berkata dalam sebuah wawancara, “Doakan Aceh dan Sumatra agar segera pulih.”

Bagi sebagian politikus lain permintaan doa mungkin terdengar klise tapi dari mulut seorang seperti Muzakir Manaf yang dikenal keras, tegas, dan sedikit bicara, kata-kata itu mengguncang banyak orang. Di balik ucapannya, ada pengakuan bahwa tidak semua bisa ia kendalikan, tidak semua bisa ia atur. Ada bagian yang harus ia serahkan kepada Tuhan.

Itulah tanda seorang pemimpin yang memahami dirinya. Ia kuat tetapi ia tahu batas kekuatannya. Ia tegar tetapi ia tahu kapan harus merendah. Sebagian besar pejabat memilih menunjukkan kekuasaan tetapi ia memilih menunjukkan sisi manusianya dan sisi manusia itu justru membuat rakyat semakin percaya.

Bagi orang Aceh, kepemimpinan bukan sekadar jabatan.
Kepemimpinan adalah kesediaan untuk memikul beban bersama rakyat. Mualem telah melakukannya sejak masa konflik hingga masa damai dan kini di masa bencana. Ia tidak selalu sempurna, tidak selalu tepat tetapi satu hal tidak bisa dibantah: cintanya kepada Aceh adalah sesuatu yang nyata, sesuatu yang hidup, sesuatu yang terlihat dari cara ia hadir.

Banyak orang mengatakan Mualem adalah orang baik. Lebih banyak lagi yang mengatakan ia adalah orang jujur tetapi mungkin yang paling tepat menggambarkan dirinya adalah ini: Mualem adalah pemimpin yang merasakan perasaan rakyatnya.

Ia menangis ketika rakyatnya terluka. Ia tegar ketika rakyatnya butuh ketegaran. Ia meminta doa ketika rakyatnya butuh harapan. Ia berjalan ke desa-desa ketika rakyatnya butuh teman dan ia bekerja tanpa henti ketika rakyatnya butuh penyelamat.

Dalam dunia politik yang sering kali penuh kepalsuan, sikap seperti ini terasa langka. Bahkan mungkin terlalu langka. Itulah sebabnya kehadiran Muzakir Manaf di tengah-tengah bencana membuat banyak orang Aceh merasa bahwa mereka tidak sendirian. Bahwa pemerintah bukan hanya gedung, bukan hanya anggaran, bukan hanya rapat tetapi manusia yang peduli.

Di tengah air bah dan reruntuhan, Mualem bukan hanya memimpin, ia menemani. Mungkin, dalam situasi bencana, ditemani oleh pemimpin yang tulus adalah bentuk bantuan terbesar yang bisa rakyat dapatkan.

Next Post
Ketika Api Dalam Diri Tak Boleh Padam

Ketika Api Dalam Diri Tak Boleh Padam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Semesta Memanggil
  • Jernih Membaca Om Zein, dari Jalanan ke Jabatan Publik
  • Riuhnya Ruang Publik Kita: Humas Kekuasaan versus Penyambung Suara Rakyat
  • Mahasiswa Subang Gelar Aksi “Indonesia Tercekik”, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Pemerintah
  • Demokrasi Tidak Berhenti di Kotak Suara
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69
  • https://iesmontilivi.net/noticies/
  • https://trrhospitals.com/about-us/
  • https://astaracademy.edu.my/contact-us/
  • https://clinicaitabayana.com/herpeszoster/
  • https://khcn.tbd.edu.vn/danh-muc/linh-vuc-nghien-cuu/
  • https://ca.zonajakarta.com/privacy-policy/
  • https://digital.melintas.id/careers/
  • https://cityluxurycarsrental.com/brands/
  • https://technobox.mk/kalkulator/
  • https://beras11.vip/