SUBANG, Nitikan.id – Kapolsek Legonkulon Iptu Suharyadi memanfaatkan pertemuan dengan warga dalam rapat minggon di Desa/Kecamatan Legonkulon. Selasa, (17/1/2023).
Kegiatan yang dihadiri Kepala Desa Legonkulon Nahrudin, Bhabinkamtibmas Desa Legonkulon Aiptu Ruswan, Babinsa TNI- AD Desa Serda A. Hidayat, LPM dan BPD Desa Legonkulon, Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT se Desa Legonkulon itu dilaksanakan di Aula Desa Legonkulon.
Dalam sambutannya, Kapolsek Legonkulon Iptu Suharyadi memberi penekanan masalah gangguan Kamtibmas di semua Desa guna meminimalisir atau meniadakan Tindakan pencurian kendaraan bermotor dan pencurian hewan ternak.
“Diminta kerjasamanya dan bantuan nya agar Poskamling dan kegiatan ronda malam supaya di laksanakan dan di tingkatkan lagi. Saya Kapolsek Legonkulon menyampaikan untuk mengaktifkan kembali Pos kamling dan ronda malam dan saya sudah perintahkan kepada ke seluruh bhabinkamtibmas untuk mengecek dan memonitoring kegiatan poskamling dan roda malam di desa binaannya masing-masing,” katanya.
Ia juga berpesan pada perangkat Desa Legonkulon jika ada informasi dan kegiatan sekecil apapun untuk tidak segan mengabarinya.
“Pemeliharaan Kamtibmas banyak gangguan seperti penyakit masyarakat dan peredaran minuman keras termasuk C3. Mari kita bangun lagi semangat gotong royong nya dalam semua bidang kehidupan antara nya masalah sampah dan Pos kamling,” ujar Kapolsek Legonkulon.
Iptu Suharyadi juga menghimbau menerapkan tata tertib berlalu lintas.
“Jika berkendaraan agar di lengkapi dari spion, plat nomor dan helm nya harus di pake, itu demi keselamatan bagi saudara sekalian. Saya harap kita semua bersenergi agar terciptanya situasi yang Aman dan kondusif,” imbuhnya.
Dalam sesi Minggon Curhat, ada beberapa warga yang menyampaikan curhatannya secara kepada Kapolsek Legonkulon.
Seperti yang disampaikan Ketua RW 08 Memed, Ia menanyakan tentang seputar Siskamling.
“Untuk Poskamling pada prinsipnya kami siap akan tetapi bagaimana kalau ada satu keluarga yang suaminya tidak ada atau bekerja di luar negeri?,” Tanyanya.
Kemudian, perwakilan Paguyuban Emak-Emak Rempong, Ana mengeluhkan kegiatan paguyubannya kurang dukungan dari pemerintah setempat.
“Saya mengusulkan bagaimana untuk menjaga kebersihan bukan hanya emak-emak Rempong tapi unsur aparat pun ikut Hadir di lapangan supaya giat Jumling kelihatan kompak,” ujarnya.
Terakhir, perwakilan anggota BPD Desa Legonkulon, Agus menanyakan cara mengatasi kenakalan remaja dilingkungannya.
“Bagaimana caranya untuk mengatasi kenalan remaja yang ada di Desa Legonkulon?,” tanyanya.
Semua curhatan warga dapat dijawab secara langsung satu persatu oleh Iptu Suharyadi dan dapat diterima oleh semua masyarakat.

