• Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
Jumat, Februari 27, 2026
Nitikan.id
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata
No Result
View All Result
nitikan.id
No Result
View All Result
Home Ragam

Berbeda Tanpa Teror

Nitikan.id by Nitikan.id
26/02/2026
in Ragam
0 0
0
Berbeda Tanpa Teror
0
SHARES
11
VIEWS
Bagi ke WhatsAppBagi ke Facebook

Di negeri yang warganya bisa berdebat panjang tentang sambal terasi vs sambal bawang, seharusnya perbedaan pendapat bukan perkara menakutkan. Kita terbiasa berbeda selera, berbeda pilihan, bahkan berbeda cara menyeduh kopi. Namun anehnya, ketika perbedaan menyentuh gagasan, sejarah, atau keyakinan, sebagian orang mendadak alergi dialog dan lebih memilih tombol volume intimidasi.

Padahal peradaban tidak pernah tumbuh dari keseragaman pikiran. Ia lahir dari benturan ide, adu argumen, dan kesediaan untuk mengoreksi diri. Dulu, ketika Galileo Galilei menyatakan bumi mengelilingi matahari, ia tidak mengirim ancaman berantai kepada para pendukung teori lama. Ia menulis, mengamati, menghitung, lalu berdebat. Hasilnya? Dunia tidak runtuh. Yang runtuh hanya keyakinan lama tentang pusat semesta.

Hari ini, perdebatan sering tidak lagi terjadi di ruang akademik, melainkan di kolom komentar yang lebih panas daripada wajan gorengan. Orang belum selesai membaca, sudah selesai marah. Judul dibaca, isi diabaikan, lalu kesimpulan ditarik dengan kecepatan melebihi jaringan 5G.

Kita lupa bahwa perbedaan pendapat bukan ancaman, melainkan tanda bahwa akal sehat masih bekerja. Kalau semua orang sepakat terus, ada dua kemungkinan yaikni kita semua sangat bijak… atau tidak ada yang benar-benar berpikir.

Nusantara sendiri punya tradisi panjang dalam mengelola perbedaan. Coba deh tengok Borobudur dan Prambanan. Dua mahakarya itu berdiri dalam sejarah yang sama, bukan sebagai simbol permusuhan, melainkan bukti bahwa masyarakat masa lalu lebih sibuk membangun peradaban daripada membangun kecurigaan. Mereka membangun candi, bukan thread pertengkaran.

Namun di era modern, perdebatan kadang berubah menjadi adu keras suara. Kata dilawan bukan dengan kata, melainkan dengan tekanan. Data dilawan bukan dengan riset, melainkan dengan rumor. Buku dilawan bukan dengan buku, melainkan dengan ancaman.
Ini tentu ironis. Jika sebuah gagasan benar, ia tidak perlu penjagaan premanisme. Jika sebuah klaim kuat, ia tidak memerlukan intimidasi. Kebenaran tidak butuh bodyguard.

Dalam tradisi intelektual, perdebatan selalu terjadi melalui argumen. Albert Einstein pernah berdebat sengit dengan ilmuwan lain, tetapi tidak pernah mengirim pesan, “Hati-hati di jalan pulang.” Para ulama klasik menulis bantahan ratusan halaman, bukan menyusun daftar musuh.

Perbedaan tafsir, pandangan sejarah, maupun analisis sosial seharusnya dijawab dengan metode yang sama yakni penelitian, diskusi, dan keterbukaan terhadap kritik. Sebab tujuan debat bukan memenangkan ego, melainkan mendekati kebenaran.

Sayangnya, di zaman notifikasi instan, kesabaran membaca sering kalah oleh keinginan membalas. Orang lebih cepat tersinggung daripada memahami konteks. Padahal memahami konteks adalah setengah dari kebijaksanaan.

Kita juga hidup di era ketika informasi berlimpah, tetapi literasi sering tertinggal. Semua orang bisa berbicara, tetapi tidak semua mau mendengar. Semua orang bisa membagikan tautan, tetapi tidak semua memeriksa sumbernya. Kebenaran akhirnya seperti bola pingpong yang dipukul ke sana kemari tanpa sempat berhenti untuk diperiksa.

Di tengah riuh perdebatan itu, ada persoalan nyata yang menuntut perhatian kita. Pendidikan, kesehatan, dan gizi generasi muda jauh lebih menentukan masa depan bangsa daripada kemenangan debat daring. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, mengingatkan bahwa peradaban tidak hanya dibangun oleh gagasan besar, tetapi juga oleh perut yang tidak kosong. Anak-anak yang kenyang belajar lebih fokus; generasi sehat lebih siap menghadapi masa depan.

Bayangkan jika energi yang dihabiskan untuk saling menyerang di media sosial dialihkan untuk memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang layak. Mungkin kualitas diskursus publik juga ikut meningkat secara intelektual dan metabolik.

Tokoh-tokoh besar dunia memberi teladan tentang bagaimana menghadapi perbedaan dengan kelapangan hati. Siddhartha Gautama mengajarkan jalan tengah dan welas asih. Kanjeng nabi Muhammad menunjukkan akhlak mulia dalam perjanjian damai dan dialog lintas kelompok. Mereka tidak membangun pengaruh melalui ketakutan, melainkan melalui keteladanan.

Ini penting diingat bahwa intimidasi mungkin memenangkan keheningan, tetapi tidak pernah memenangkan hati. Ketakutan bisa membungkam suara, tetapi tidak bisa mengubah kebenaran. Dialog yang sehat justru memperkuat masyarakat karena memungkinkan gagasan diuji secara terbuka.

Dalam masyarakat demokratis, keberanian berbicara harus diimbangi dengan kesiapan mendengar. Kritik bukan serangan pribadi. Perbedaan bukan pengkhianatan. Dan debat bukan perang.

Humor bisa menjadi penolong di tengah ketegangan. Kemampuan menertawakan diri sendiri adalah tanda kedewasaan. Bangsa yang bisa tertawa bersama biasanya lebih tahan terhadap konflik daripada bangsa yang mudah tersinggung oleh setiap perbedaan.

Kita tidak harus selalu sepakat. Yang penting, kita sepakat untuk berbeda dengan cara yang bermartabat.

Jika argumen kuat, biarkan ia berbicara.
Jika data lengkap, biarkan ia menjelaskan.
Jika buku ditulis, biarkan ia dibaca.
Tanpa teror. Tanpa intimidasi.

Karena kebenaran tidak membutuhkan ancaman untuk bertahan. Ia hanya membutuhkan ruang dialog dan mungkin secangkir kopi agar perdebatan tetap hangat, bukan panas.

 

Aditya Nauval
Pegiat RB Tunas Aksara Pamanukan

Next Post
MADE IN INDIA

MADE IN INDIA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Neraka Jahanam
  • MADE IN INDIA
  • Berbeda Tanpa Teror
  • Nasi Gratis, Kuasa Tak Gratis
  • Dana Desa Mandalamekar Disorot: Dugaan Pemusatan Pembangunan dan Minim Transparansi
  • panen4d
  • joker123
  • slot777
  • slot scatter hitam
  • https://protuning.id/
  • https://ptnobelindonesia.com/
  • https://okegas.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/
  • https://store.scuto.co.id/wp-content/products/
  • https://selumakab.go.id/
  • https://dukcapil.selumakab.go.id/duta777/
  • https://krakatauniaga.co.id/run/
  • https://bossfood.co.id/wp-content/pound/
  • https://befood.id/run/?id=nanastoto
  • slot138
  • slot138
  • sultan69
  • joker123
  • slot mahjong
  • slot depo 10k
  • demo mahjong
  • slot bet 200
  • slot gacor
  • https://consumerstore.siccura.com/
  • https://blog.sparkresto.com/
  • https://jurnal.anfa.co.id/
  • sultan188
  • duniacash
  • https://dewa138.xyz/
  • sultan188 login
  • https://dhumanotmp.xoc.uam.mx/
  • https://programainfancia.xoc.uam.mx/
  • https://fe.unik-kediri.ac.id/
  • https://techno.ru.ac.th/en/contact/
  • sultan188
  • https://problemaseducacion.xoc.uam.mx/

Nitikan.id merupakan salah satu media siber yang berada dibawah naungan PT Poros Media. Nitikan.id ingin menyajikan konsep jurnalis yang memihak pada kepentingan publik, membawa pencerahan, membangun ruang kesadaran serta menumbuhkan semangat literasi dan perubahan.

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Headline
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Profile
  • Ragam
  • Science
  • Seni Budaya
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Wisata
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Term Of Use

© 2024 Nitikan.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi – Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Profile
  • Teknologi
  • Science
  • Wisata

© 2024 Nitikan.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • slot demo terbaik
  • https://grupoceleron.com/
  • slot gacor malam ini
  • https://aldypay.com/credit-purchase/
  • https://www.sharpener.tech/blog/
  • http://www.dramsyar.com.my/dramsyarservices/
  • https://urbanbat.org/salto-al-vacio/
  • https://kemin.gov.kg/
  • https://vjcc.org.vn
  • ggsoft
  • spaceman
  • slot dana
  • sv388
  • https://www.starfilterind.com/filter-cartridge/
  • https://santillan.ec/contacto/
  • https://travelnevada.fr/blog/
  • http://www.agfarma.com/about/
  • situs138
  • ggsoft
  • slot88
  • https://rgc.com.br/contato/
  • duniacash
  • https://restaurantemoche.com/contact-me/
  • https://agri.ubru.ac.th/
  • https://pedrolopez.pt/
  • https://ezap.edu.vn/
  • slot gacor
  • sultan188
  • slot 10k
  • https://revoar.org/contato/
  • https://www.woodyantique.com/testimonial
  • beras11
  • slot 10k
  • https://paninibay.com/
  • slot depo 5k
  • slot qris
  • https://tagme.com.br/login/
  • slot depo 10k
  • situs slot online
  • ggsoft
  • https://atmaenterprise.com/
  • https://www.lepagefoodanddrinks.com/private-cheffing
  • https://weddingdive.com/idea/
  • https://de.goodstats.id/gehry-architecture/
  • https://www.facility.management.zarz.agh.edu.pl/kontakt/
  • slot 138
  • https://hub.egaleo.gr/prosklisi-kypee/
  • https://store.amerimed.net/
  • https://zlatnadvorana.com/galerija/
  • slot69
  • slot69